Showing posts with label Resensi. Show all posts
Showing posts with label Resensi. Show all posts

Saturday, 3 October 2020

Review Buku The Lord of The Rings: The Fellowship of The Rings


2 Oktober 2020

Judul Buku        : The Fellowship Of The Ring

Pengarang          : J.R.R. Tolkien

Penerbit              : PT Gramedia Pustaka Utama

Tahun/Cetakan  : April 2002, Cetakan ketiga

 

Nilai (√)

๐Ÿ˜Š

๐Ÿ˜

 

 

 

Buku ini menceritakan tentang:

Anak angkat Bilbo Baggins yang bernama Frodo, ia ditakdirkan menghancurkan cincin kuat yang sangat jahat.

Saat Frodo beranjak 50 tahun, Gandalf menceritakan bahwa cincin yang diwariskan padanya adalah cincin yang sangat berbahaya. Cincin itu bisa membuat seseorang menjadi tidak bisa dilihat, jahat dan kuat. Kalau cincin itu kembali ke pemiliknya yang sangat jahat bernama Sauron, dia dan cincin itu bisa menguasai dunia. Lalu Frodo pergi dengan tukang kebunnya yang jugha teman dan tetangganya bernama Samwise Gamgee untuk melelehkan cincin itu di tempat ia dibuatsekaligus rumah Sauron, yaitu gunung berapi Mordor. Hanya di situlah cincin itu bisa dihancurkan. Mereka bersatu bersama dua hobbit yang lain, satu Elf (peri), dua manusia, satu penyihir, dan satu kurcaci memulai perjalanan menuju Mordor. Mereka melewati berbagai rintangan yang sangat berbahaya.

 

Tiga hal menarik dari cerita ini:

1.       Waktu Tom Bombadil memakai cincin itu tapi ia tidak menghilang

2.       Saat empat hobbit menjadi rombongan

3.       Waktu bertemu dengan Lady Galadriel dan Lord Celeborn

 

Pendapatku tentang buku ini:

Menurutku buku ini bagus untuk dibaca karena selain ceritanya seru kita juga belajar tentang kegigihan dan kesetia kawanan.

Buku sejenis yang pernah aku baca:

The Hobbit, Harry Potter, dan Bumi-Nebula

Monday, 3 August 2020

Review Novel The Chronicles of Narnia C. S. Lewis

 



  • Sang Singa, Sang Penyihir dan Lemari (1950)
  • Pangeran Caspian (1951)
  • Petualangan Dawn Treader (1952)
  • Kursi Perak (1953)
  • Kuda dan Anak Manusia (1954)
  • Keponakan Penyihir (1955)
  • Pertempuran Terakhir (1956)



Saturday, 25 April 2020

SELENA & NEBULA; Klan Bulan, Akademi Bayangan Tingkat Tinggi, dan Orangtua Raib


Aku sangat suka buku atau film fantasi karena di sana aku menikmati kejadian yang tidak ada di dunia nyata. Selena dan Nebula adalah novel fantasi yang menceritakan hal yang tidak ada di dunia nyata seperti teleportasi, pukulan berdentum, teknik menghilang, tameng transparan, dan lain lain. Cerita fantasi membuatku menghayal. Andai aku bisa teleportasi aku dapat kemana saja dengan cepat. Kalau adiku bilang, "Kalo aku punya teknik teleportasi aku akan ke hutan bersih, hutan berbunga bunga, dan ingin tingal di sana menghirup bunga-bunga. Di sana tidak ada sampah plastik". Pukulan berdentum bisa membasmi penjahat kalau aku jadi polwan. Teknik menghillang berguna untuk bersembunyi, dan tameng transparan bisa melindungi kita dari segala macam hal, itu juga kalau tidak meletus๐Ÿ˜„.

Aku sangat menunggu Selena dan Nebula terbit. Saat sudah terbit aku langsung membelinya. Kedua novel itu selesai aku baca dalam sepuluh hari. Cerita dalam kedua novel itu terjadi bertahun tahun sebelum Raib lahir. Buku ini menceritakan masa lalu Miss Selena. Ada tiga sahabat yaitu Selena, Mata, dan Tazk. Mereka lahir di Klan Bulan, walaupun di distrik berbeda, Selena di Distrik Sabit Enam, Mata di Distrik Sungai Sungai Jauh, dan Tazk di Kota Tishri. Mereka terjebak dalam rencana jahat seseorang untuk pergi ke Klan Nebula, dan di sana semua berakhir sangat buruk. Ada karakter utama lain dalam novel itu, seperti Raf, Leh, Am, Im, Um, Em, Om, Aq, Bow, Maeh, Boh, Ev, Ox, Gill, Tamus, Lumpu, Kosong, Repot, Lambat, dan lain lain. Karakter yang paling aku suka adalah Mata, karena dia bisa bahasa semua dunia paralel, sahabat setia, dan ada sesuatu yang istimewa darinya.

Buku ini berbeda dari serial Bumi lainnya karena yang bercerita bukan Raib melainkan Miss Selena (kecuali ketika kembali ke masa sekarang, itu Raib yang bercerita). Ini juga menceritakan siapa sebenarnya orang tua Raib, ini bagian yang sudah kutunggu-tunggu, dan terjawab tuntas di buku ini. Selain itu, aku juga kagum akan teknolgi-teknologi maju Klan Bulan (walau tidak secangih Klan Bintang dan Komet Minor) contohnya mencuci baju, mencuci piring, pakaian, TV, Kasur, kamar mandi, dan sofa.

Aku juga sudah baca buku Tere Liye lainnya, yaitu Serial Anak Mamak, tapi itu bukan fantasi walaupun fiksi, jadi aku lebih suka serial Bumi. Jika membandingkan Selena dan Nebula, aku lebih suka Nebula, karena di sana semua rahasia terpecahkan dan juga menceritakan awal petualangan dunia paralel sekaligus akhir petualangan mereka. Di buku Nebula juga ada episode bonus judulnya Menonton Bersama.

Kalau buku Selena menceritakan perkenalan serta bagaimana Miss Selena bisa masuk Akademi Bayangan Tingkat Tinggi (ABTT). Itu nama akademi terbesar di Klan Bulan. Di buku ini kalian juga sudah bisa menebak siapa orang tua Raib.

Aku beri nilai Selena dan Nebula 9 dari 10. Aku jadi tidak sabar menunggu terbitan selanjutnya yaitu LUMPU.


Penulis: Nada Narendradhitta (9 tahun)
#LombaResensiTereLiye2020
@bukugpu @fiksigpu

Kalau kamu ingin baca resensi serial Bumi dari bapakku, klik link ini.

Sunday, 19 April 2020

Review Novel Serial Harry Potter J. K. Rowling

 


  • Harry Potter and the Philosopher's Stone (Harry Potter dan Batu Bertuah)


  • Harry Potter and the Chamber of Secret (Harry Potter dan Kamar Rahasia)

  • Harry Potter and the Prisoner of Azkaban (Harry Potter dan Tawanan Azkaban)

  • Harry Potter and the Goblet of Fire (Harry Potter dan Piala Api)

  • Harry Potter and the Order of the Phoenix (Harry Potter dan Orde Phoenix)


  • Harry Potter and the Half-Blood Prince (Harry Potter dan Pangeran Berdarah-Campuran)


  • Harry Potter and the Deathly Hallows (Harry Potter dan Relikui Kematian)


Saturday, 28 December 2019

Review Novel Serial Bumi Tere Liye

 


  • Bumi


  • Bulan

  • Matahari



  • Bintang


  • Ceros dan Batozar




  • Komet


  • Komet Minor


  • Selena
  • Nebula
Review Novel Selena dan Nebula bisa dilihat di sini